Dokumentasi thellnx Panel.
Instalasi, webmail, hingga migrasi VPS.
Pasang panel di VPS Ubuntu milik Anda, kelola website, lalu pelihara server dengan langkah yang jelas. thellnx Panel adalah perangkat lunak, bukan penyedia VPS.
01 / Sebelum mulai
Gunakan Ubuntu Server 22.04 LTS pada VPS baru. Versi Ubuntu dan distro lain belum didukung installer ini.
- Gunakan VPS baru dengan akses
sudoatau root dan konsol pemulihan dari penyedia VPS. - Domain tidak wajib. Panel dapat diakses melalui IP publik VPS pada HTTPS port
8888. - Gunakan 2 vCPU, RAM 2 GB, dan ruang kosong 20 GB sebagai titik awal perencanaan, bukan minimum terukur. Tambahkan kapasitas sesuai database, runtime, dan aplikasi Anda.
- Pastikan koneksi internet VPS aktif dan port 8888/tcp diizinkan oleh firewall VPS serta penyedia.
- Ambil snapshot sebelum perubahan besar. Jangan memasang panel di server yang sudah menjalankan panel lain atau website penting tanpa rencana migrasi.
02 / Instalasi satu perintah
Jalankan di terminal SSH VPS baru dengan Ubuntu Server 22.04 LTS. Tidak perlu Git atau clone repository.
curl -fsS https://repos.thellnx.site/install.sh | sudo bash- Isi username, atau tekan Enter untuk memakai
admin. - Isi dan konfirmasi password, atau tekan Enter untuk membuat password acak yang kuat.
- Setelah selesai, terminal menampilkan link akses panel, username, dan password. Simpan kredensial di tempat aman.
Installer memasang dependensi, panel Free, HTTPS, dan pembaruan otomatis. Akses melalui https://IP-VPS:8888. Perintah berjalan sebagai root; pastikan port 8888/tcp terbuka.
Hanya untuk VPS baruJangan gunakan untuk instalasi ulang. Jika panel sudah terpasang, gunakan sudo tx update. Simpan snapshot sebelum perubahan server.
Tanpa domain, HTTPS menggunakan sertifikat lokal sehingga browser menampilkan peringatan. Cocokkan fingerprint sertifikat dengan yang ditampilkan terminal sebelum melanjutkan.
Untuk mengganti username atau password, jalankan sudo tx di terminal dan pilih menunya. Perintah langsung: sudo tx username atau sudo tx password.
Memakai domain (opsional)
Arahkan DNS ke VPS dan buka port 80/443, lalu gunakan perintah ini saat instalasi baru. Ganti domain contoh dengan domain Anda. Mode ini menggunakan sertifikat Let's Encrypt dan menyetujui ketentuannya.
curl -fsS https://repos.thellnx.site/install.sh | sudo bash -s -- --domain panel.example.comJika curl belum tersedia
sudo apt-get update && sudo apt-get install -y curl ca-certificatesLalu jalankan perintah instalasi di atas.
Periksa installer sebelum menjalankan
Anda dapat membaca skrip installer terlebih dahulu. Installer memverifikasi unduhan serta tanda tangan digital rilis panel.
Periksa hasil instalasi
sudo tx status
sudo systemctl status tx-panel --no-pagerAkses IP menggunakan HTTPS port 8888; opsi domain menggunakan port 443. Jika instalasi gagal, periksa log sebelum mencoba lagi; jangan menghapus data untuk melewati pemeriksaan installer.
Alternatif melalui Git
git clone https://repos.thellnx.site/thellnx-panel.git thellnx-panel-source
cd thellnx-panel-source
sudo bash deploy/install-direct.shJangan clone ke direktori instalasi /www/wwwroot/vps-panel. Git bukan syarat untuk metode utama di atas.
03 / Login dan langkah awal
- Pastikan koneksi HTTPS valid, lalu login dengan akun administrator panel.
- Pilih Bahasa Indonesia atau English pada toolbar. Pilihan bahasa juga berlaku pada modal Lisensi & Pembaruan.
- Periksa Dasbor: CPU, RAM, disk, IP publik, layanan, dan uptime. Cocokkan IP dengan VPS Anda.
- Buka Pengaturan untuk meninjau konfigurasi panel. Simpan password kuat di pengelola password, bukan file website.
- Periksa Keamanan, aturan SSH, firewall, dan backup sebelum memasukkan data penting.
Jangan membagikan satu akun administrator kepada pengunjung website. Akun panel, akun database, dan akun Client Area mempunyai kegunaan berbeda.
Pengaturan / Akun, tema, dan operasional
Buka Pengaturan pada sidebar. Gunakan pencarian untuk menemukan pengaturan dalam tab yang sedang dibuka.
| Tab | Untuk apa? |
|---|---|
| Global | Ringkasan alamat panel, koneksi HTTPS, akun, lisensi, dan versi. |
| Page | Tema terang, gelap, atau otomatis; warna aksen, ukuran teks, kerapatan, sidebar, animasi, dan bahasa. |
| Keamanan | Ganti password panel dan akses pengelolaan keamanan. |
| Alarm | Periksa pemberitahuan panel. |
| Backup & Restore | Cadangan file website dan dua metode Migrasi panel. |
| Service | Ringkasan dan akses pengelolaan layanan sistem. |
- Untuk tema, buka tab Page dan pilih tampilan yang diinginkan.
- Atur warna, tata letak, dan bahasa, kemudian simpan.
- Untuk mengganti password panel, buka tab Keamanan. Isi password saat ini, password baru, dan konfirmasi yang sama.
Tema disimpan pada browserPreferensi tampilan tidak ikut migrasi server. Atur kembali pada browser atau perangkat lain bila diperlukan. Akun panel berbeda dari akun mailbox dan Client Area.
04 / Website, runtime, dan SSL
Membuat website
- Arahkan DNS domain website ke VPS. Gunakan domain berbeda dari domain akses panel.
- Di katalog aplikasi, pasang runtime yang diperlukan. Tunggu pemasangan selesai sebelum membuat project.
- Buka menu Situs Web / Website dan tambah project. Pilih PHP, Node.js, Python, Go, atau reverse proxy sesuai aplikasi.
- Isi domain, document root, dan versi runtime atau upstream yang diminta. Gunakan direktori aplikasi yang benar; jangan jadikan seluruh filesystem sebagai document root.
- Upload source. Simpan environment dan secret di luar direktori publik sesuai framework. Untuk proses aplikasi, pastikan port upstream tidak dipakai layanan lain.
- Aktifkan project dan periksa access/error log. Website harus dapat diakses sebelum memasang SSL.
Mengaktifkan HTTPS
- Buka pengaturan SSL pada website, periksa domain dan DNS.
- Terbitkan sertifikat Let's Encrypt. Port 80 harus dapat dijangkau untuk validasi yang digunakan.
- Setelah sertifikat valid, aktifkan redirect HTTPS jika dibutuhkan.
- Uji halaman, file statis, login aplikasi, dan mixed content. Tinjau status sertifikat secara berkala.
Versi PHP yang bisa dipilih mengikuti PHP-FPM yang benar-benar terpasang. Memasang webserver alternatif tidak otomatis memindahkan website atau membebaskan port 80/443.
Mail Server / Dari pemasangan sampai email aktif
Gunakan domain sendiri untuk membuat mailbox, mengirim melalui SMTP, dan membaca pesan melalui IMAP atau webmail. Akun mailbox berbeda dari akun administrator panel dan Client Area.
1. Siapkan domain dan VPS
Untuk panel yang sudah terpasang, perbarui dahulu melalui sudo tx update. Mail Server tidak dipasang otomatis saat panel diperbarui. Jika VPS sudah menjalankan layanan email lain, jangan memasang instance kedua pada port yang sama; siapkan migrasi terpisah.
- Gunakan Ubuntu Server 22.04 LTS, IPv4 publik tetap, akses administrator, dan domain yang DNS-nya dapat Anda kelola. Panel tanpa domain tetap bisa dipasang, tetapi layanan email domain memerlukan domain.
- Siapkan tiga alamat berbeda: domain email
example.com, hostname mailmail.example.com, dan domain webmailwebmail.example.com. Ganti semua contoh dengan domain Anda. - Jangan pakai hostname mail sebagai website lain. Gunakan domain webmail terpisah. Pastikan RAM dan disk mencukupi untuk layanan email serta pertumbuhan mailbox.
- Jika domain sudah memakai layanan email lain, rencanakan migrasi sebelum mengganti MX atau SPF. Perubahan MX mengubah tujuan email masuk.
| Port TCP | Kegunaan | Yang perlu dipastikan |
|---|---|---|
| 25 | Email antarserver | Akses masuk untuk menerima dan akses keluar untuk pengiriman langsung. |
| 587 | SMTP aplikasi / webmail | STARTTLS dan login mailbox. |
| 993 | Membaca email | IMAP dengan SSL/TLS. |
| 80 / 443 | SSL dan website webmail | Port 80 untuk validasi sertifikat; 443 untuk membuka webmail. |
Installer Mail Server menambahkan aturan UFW IPv4 untuk TCP 25, 587, dan 993. Firewall atau pembatasan jaringan penyedia VPS tetap perlu dibuka melalui penyedia. Jangan menonaktifkan seluruh firewall.
2. Pasang Mail Server
- Buat record A
mail.example.comke IPv4 VPS dengan mode DNS-only. Tunggu DNS sesuai sebelum menerbitkan SSL. - Di panel, buka Mail Server. Pasang Docker jika belum tersedia. Untuk SSL otomatis, pastikan Nginx dan Certbot terpasang dari katalog aplikasi.
- Klik Siapkan Mail Server. Isi domain, hostname, IPv4 publik VPS, alamat mailbox pertama, dan password yang kuat. Contoh mailbox:
admin@example.com. - Pilih Let’s Encrypt, isi email kontak yang dapat diakses, centang perpanjangan otomatis, dan baca serta setujui ketentuan layanannya.
- Konfirmasi pemasangan lalu klik Pasang Mail Server. Tunggu proses selesai. Jika gagal, perbaiki penyebab yang ditampilkan lalu gunakan Coba pemasangan lagi; jangan hapus data atau mengulangi instalasi panel.
- Pastikan layanan Berjalan. Di Koneksi & SSL, periksa masa berlaku sertifikat serta auto-renew.
Password mailbox menggunakan 12–128 karakter ASCII tanpa karakter kontrol. Simpan dengan aman karena tidak ditampilkan kembali. Untuk membuat akun lain, buka tab Mailbox → Tambah mailbox, lalu isi email, password, dan kuota.
3. Lengkapi DNS email
Buka tab DNS pada Mail Server. Salin nama dan nilai yang ditampilkan untuk VPS Anda. Tabel ini hanya contoh; IP-VPS harus diganti dengan IPv4 publik sebenarnya.
| Jenis | Nama | Nilai / tindakan |
|---|---|---|
| A | mail | IP-VPS · DNS-only |
| MX | @ | Prioritas 10, tujuan mail.example.com |
| TXT / SPF | @ | v=spf1 ip4:IP-VPS -all untuk pengiriman hanya dari VPS ini. Jika ada pengirim lain, sesuaikan satu record SPF; jangan membuat SPF kedua. |
| TXT / DKIM | Salin nama dari panel | Salin seluruh public key DKIM yang dihasilkan panel. Jangan menyalin private key. |
| TXT / DMARC | _dmarc | v=DMARC1; p=none sebagai kebijakan awal. |
| PTR | IPv4 VPS | Minta penyedia VPS mengarahkannya ke mail.example.com; record A hostname tersebut harus kembali ke IP yang sama. |
Jangan pasang AAAA untuk hostname mail pada konfigurasi IPv4-only ini. Klik Periksa status setelah DNS diperbarui. Centang pada tab DNS menunjukkan hasil pemeriksaan DNS publik, bukan jaminan masuk Inbox.
4. Install dan login webmail
- Buat record A
webmail.example.commenuju IPv4 VPS. Pastikan port 80/443 dapat dijangkau. - Pada kartu Webmail, klik Install Mail Client.
- Isi domain
webmail.example.com. Path otomatis mengikuti domain, misalnya/www/wwwroot/webmail.example.com. Gunakan folder baru yang kosong dan khusus untuk webmail. - Setujui pemasangan SSL Let’s Encrypt, lalu tunggu status Terpasang. Website tercatat otomatis pada Website → Reverse Proxy.
- Klik Buka Webmail. Pada halaman thellnx Mail, isi alamat mailbox lengkap, misalnya
admin@example.com, dan password mailbox yang dibuat pada langkah 2. Usernameadminsaja atau password panel bukan kredensial mailbox. - Setelah masuk, buka Inbox untuk membaca pesan dan Tulis / Compose untuk membuat email.
Jika pemasangan terhenti, buka Kelola instalasi → Lanjutkan pemasangan. Jika webmail sudah terpasang tetapi tidak berjalan, gunakan Periksa Mail Client. Perbaiki DNS atau SSL dahulu sebelum mencoba kembali.
Uninstall webmail tanpa menghapus email
Buka Mail Server → Webmail → Kelola instalasi → Uninstall Mail Client. Ketik domain untuk konfirmasi. Website webmail dilepas dari daftar Website dan data webmail diarsipkan; mailbox serta pesan email tetap tersimpan. Webmail yang dikelola panel tidak dapat dihapus langsung dari menu Website.
5. Uji kirim dan terima
- Di tab Mailbox, klik Uji kirim & terima pada akun yang ingin diperiksa. Masukkan password mailbox. Panel mengirim satu pesan ke mailbox yang sama lalu memeriksa Inbox melalui IMAP.
- Pastikan pemeriksaan layanan, koneksi aman, DNS penerimaan, serta uji mailbox lolos. Status Mailbox siap digunakan hanya mencakup pemeriksaan lokal tersebut.
- Dari webmail, kirim satu email dengan subjek dan isi yang jelas ke alamat milik Anda di layanan lain. Jangan menggunakan alamat orang lain tanpa persetujuan.
- Periksa Inbox dan Spam di alamat tujuan. Balas pesan itu, kemudian pastikan balasan diterima di Inbox thellnx Mail. Ini menguji kedua arah, bukan hanya koneksi port.
- Di Gmail, buka Tampilkan asli / Show original dan periksa SPF, DKIM, serta DMARC. Nilai PASS berarti autentikasi lolos, bukan jaminan bebas Spam.
Untuk Thunderbird, Outlook, atau aplikasi lain: gunakan hostname mail.example.com, IMAP 993 dengan SSL/TLS, SMTP 587 dengan STARTTLS, serta alamat email lengkap dan password mailbox. SMTP memerlukan autentikasi.
Jika email belum bekerja
Port 25 timeout atau pemeriksaan port ditolak
Pastikan layanan berjalan, lalu periksa UFW dan firewall penyedia VPS. Uji akses masuk dari jaringan luar. Pesan “pemeriksaan port 25 dibatasi” pada situs pengecek berarti alat itu menolak pengujian, bukan bukti port VPS tertutup. Pembatasan port 25 keluar harus ditangani penyedia; membuka port masuk tidak otomatis membuka jalur keluar.
SSL gagal dibuat atau diperpanjang
Pastikan A hostname mengarah tepat ke VPS, tidak ada AAAA yang tidak didukung, port 80 terbuka, dan hostname tidak dipakai website lain. Periksa status Certbot. Jika belum pernah terbit, pilih Buat SSL pertama kali; perpanjangan hanya berlaku untuk sertifikat yang sudah terbit. Jangan mengulang permintaan terus-menerus sebelum penyebab diperbaiki.
Login webmail gagal
Gunakan alamat email lengkap dan password mailbox. Pastikan login mailbox aktif, Mail Server berjalan, serta sertifikat hostname mail masih valid. Jika password lupa, ganti dari Mail Server → Mailbox → Ganti password, lalu login kembali. Jangan menonaktifkan validasi SSL untuk melewati error.
Email terkirim tetapi masuk Spam
Periksa SPF, DKIM, DMARC, PTR, dan kejelasan identitas pengirim. Kirim hanya pesan yang diinginkan penerima. Gunakan alamat pengirim secara konsisten dan hindari lonjakan volume atau pengiriman uji berulang. Autentikasi yang benar tidak menjamin Inbox; reputasi IP/domain dan penilaian penerima ikut berpengaruh. Google Postmaster Tools membantu pemantauan jika datanya mencukupi.
Webmail 502 atau domain/path sudah dipakai
Periksa status webmail, DNS, dan SSL, lalu gunakan Periksa Mail Client atau Lanjutkan pemasangan. Pilih domain serta folder khusus yang belum digunakan. Jangan menghapus website atau folder lama untuk memaksa pemasangan.
Dasar DNS dan layanan merujuk pada panduan Docker Mailserver, validasi SSL pada Let’s Encrypt, dan pengiriman ke Gmail pada pedoman pengirim Google.
05 / Membuat dan menggunakan database
- Pasang engine database yang diperlukan dari katalog aplikasi. Menu Database menampilkan engine yang terdeteksi dan dapat digunakan.
- Buat database serta user khusus aplikasi dengan password kuat.
- Berikan akses hanya ke database aplikasi tersebut. Jangan memakai akun root database sebagai akun website.
- Masukkan host, nama database, user, dan password pada konfigurasi privat aplikasi.
- Uji koneksi sebelum migrasi atau import. Ekspor cadangan sebelum mengubah struktur atau menghapus database.
06 / File, backup, dan pemulihan
File Manager
Masuk ke direktori project, lalu upload atau edit file yang diperlukan. Periksa path, pemilik, dan permission. Hindari chmod 777 dan jangan mengubah direktori sistem jika tidak memahami dampaknya. Recycle Bin, jika digunakan oleh operasi tersebut, bukan pengganti backup.
Backup file melalui UI
- Buka Pengaturan → Backup & Restore → File website.
- Pilih website yang benar, lalu klik Cadangkan website ini. Pilihan arsip folder umum digunakan untuk cadangan folder.
- Periksa tanggal serta ukuran arsip dan klik Unduh. Simpan salinan di luar VPS.
- Untuk memulihkan website yang sama, pilih arsip lalu klik Restore dan konfirmasikan. File website akan diganti setelah safety backup dibuat.
Jumlah cadangan pada daftar Website terhubung ke bagian ini. Backup file website tidak mencakup seluruh panel atau database aplikasi. Untuk pindah server, gunakan Migrasi panel.
Rutinitas backup
- Buat cadangan website dan ekspor database sebelum deployment aplikasi.
- Periksa tanggal, ukuran, serta isi hasil cadangan; arsip yang berhasil dibuat belum membuktikan data dapat dipulihkan.
- Simpan salinan terenkripsi di luar VPS. Backup pada disk VPS yang sama tidak melindungi dari kehilangan VPS.
- Uji restore pada server atau project uji. Jadwalkan downtime jika restore menimpa file atau database aktif.
| Komponen standar | Lokasi | Perhatian |
|---|---|---|
| Aplikasi panel | /www/wwwroot/vps-panel | Jangan edit langsung saat updater berjalan. |
| Database, lisensi, sesi akun | /var/lib/vps-panel | Privat; backup konsisten diperlukan untuk SQLite. |
| Konfigurasi dan secret | /etc/vps-panel.env | Root-only, jangan publikasikan isinya. |
| Website | /www/wwwroot/sites | Periksa document root tiap project. |
| Cadangan website | /www/backup | Salin ke lokasi off-server. |
Rollback updater memulihkan komponen panel ketika health check gagal. Itu bukan rollback seluruh VPS dan bukan jaminan pemulihan data website.
Migrasi Panel / Pindah ke VPS tujuan
Tersedia pada Production mulai v1.0.7. Migrasi dilakukan melalui UI setelah panel terpasang di VPS tujuan, bukan di tengah instalasi. Menu Migrasi panel menggantikan alur Backup Konfigurasi Panel lama; backup file website tetap terpisah.
| Metode | Cara pemindahan | Yang diperlukan |
|---|---|---|
| Lewat file | Buat paket terenkripsi .txmigrate, unduh, lalu unggah ke tujuan. | Password administrator dan password paket. |
| Antar-VPS via SSH | File dikirim langsung ke penerima tanpa membuat arsip migrasi. | Kode otomatis dari penerima, koneksi SSH, dan persetujuan penerima. |
Periksa sebelum mulai
- Siapkan dua VPS terpisah: sumber berisi data dan tujuan dengan panel yang sudah terpasang tetapi masih kosong. Jangan membuat website, akun database, atau Mail Server lebih dahulu pada tujuan.
- Kedua panel harus memakai versi dan mode yang sama, Ubuntu dan arsitektur yang kompatibel, serta layout data dan website yang cocok. Instalasi standar memakai Ubuntu Server 22.04 LTS.
- Selesaikan instalasi aplikasi dan pekerjaan lain. Migrasi menolak host dengan instance panel lain yang aktif; dua port panel pada VPS yang sama bukan dua tujuan migrasi.
- Siapkan akses pemulihan dari penyedia, backup terpisah, koneksi internet, dan ruang disk untuk data, staging, serta safety data. Pemeriksaan panel akan menolak kondisi yang tidak sesuai.
- Jadwalkan downtime. Layanan website, database, dan email sumber dijeda sementara untuk menjaga konsistensi, lalu dijalankan kembali setelah transfer atau kegagalan yang dapat ditangani.
Bukan salinan seluruh OSMigrasi mencakup data dan konfigurasi yang dikenali panel. Jaringan host, akses SSH root, DNS/PTR pada penyedia, sesi akun, identitas instalasi, dan aktivasi lisensi tidak ikut dipindahkan. Gunakan hanya sumber yang Anda percaya.
Komponen dan batas pengujian
Paket dapat mencakup akun serta konfigurasi panel, file proyek terdaftar, database pada lokasi standar, dan komponen runtime/email yang didukung. Aplikasi yang diperlukan dipasang dari sumber paket yang sesuai; versi yang tidak tersedia atau konflik tujuan dapat menghentikan proses.
Uji Production v1.0.7 telah mencakup transfer SSH, file website, MariaDB, pemasangan Redis otomatis, data Redis, serta login akun hasil migrasi. Migrasi Mail Server/Webmail, Node multi-versi/PM2, semua konfigurasi HTTPS, dan jaringan antarpenyedia belum diuji end-to-end pada rilis ini. Uji komponen tersebut pada lingkungan terisolasi dan siapkan backup khusus sebelum memakai data penting.
MongoDB/MSSQL, direktori database khusus, container yang tidak dikenali, symlink ke luar data yang diizinkan, serta tujuan berkonflik diblokir. Batas paket file adalah 50 GiB / 1 juta entri; transfer SSH maksimal 50 GiB / 100.000 entri.
Migrasi lewat file
- Di panel sumber, buka Pengaturan → Backup & Restore → Migrasi panel → 1. Lewat file.
- Isi password administrator saat ini. Buat password paket minimal 16 karakter dan ulangi dengan tepat.
- Setujui jeda layanan, lalu klik Buat Paket Migrasi. Tunggu sampai paket selesai dan layanan sumber dijalankan kembali.
- Unduh
.txmigratedari daftar Paket Migrasi. Simpan password terpisah dari arsip. - Di panel tujuan yang masih kosong, buka metode yang sama. Pada Pulihkan Migrasi, pilih paket, isi password paket dan password administrator tujuan.
- Klik Unggah & Periksa Migrasi. Periksa daftar komponen dan penghalang sebelum melanjutkan ke konfirmasi pemulihan.
Arsip .txbackup lama bukan paket migrasi lengkap dan tidak dikonversi otomatis. Buat paket .txmigrate baru dari panel sumber yang kompatibel. Tombol Hapus pada daftar paket menghapus arsip yang dikonfirmasi, bukan data aktif; unduh dahulu bila masih diperlukan.
Migrasi melalui SSH dengan kode otomatis
Jalur ini tidak memerlukan password SSH, password administrator sumber, atau password paket pada formulir transfer. Anda tetap harus login ke panel sumber dan tujuan. Password administrator tujuan tetap diperlukan ketika mengonfirmasi pemulihan.
SSH penerima harus dapat dijangkau dari sumber melalui IP publik atau hostname dan port yang benar. Metode ini memerlukan akses root melalui public key, host key Ed25519, serta konfigurasi SSH standar yang didukung. Konfigurasi khusus dapat ditolak. Panel tidak membuka firewall atau mengganti aturan SSH untuk memaksakan koneksi.
- Di tujuan, buka Pengaturan → Backup & Restore → Migrasi panel → 2. Antar-VPS via SSH.
- Isi IP publik/hostname SSH VPS tujuan dan port SSH, lalu klik Aktifkan Terima & Generate Kode. Jangan memasukkan port HTTPS panel.
- Salin kode lengkap yang dibuat otomatis. Di panel sumber, tempel kode pada kolom Kode pemasangan dari VPS penerima.
- Setujui jeda layanan sumber, kemudian klik Hubungkan & Kirim.
- Kembali ke penerima, periksa alamat pengirim, lalu pilih Setujui Pengirim. Batalkan bila pengirim tidak sesuai.
- Tunggu transfer dan pemeriksaan integritas selesai. Tidak perlu mengunduh atau mengunggah arsip. Setelah diterima, lanjutkan konfirmasi pemulihan di tujuan.
Transfer tidak melanjutkan otomatis dari byte terakhir jika koneksi putus. Periksa status kedua sisi sebelum mengulang; jangan memulai pengiriman kedua saat proses lama belum jelas.
Pemulihan, progres, dan pemeriksaan akhir
- Di tujuan, periksa folder, jumlah file, ukuran, rencana aplikasi, dan semua penghalang. Pemeriksaan atau transfer selesai belum berarti data aktif sudah dipulihkan.
- Jika siap, masukkan password administrator tujuan, ketik
MIGRASI, lalu berikan konfirmasi pemulihan yang diminta. - Tunggu seluruh tahap selesai: pemeriksaan, pemasangan aplikasi, penyiapan data, pemulihan, dan menjalankan layanan.
- Login kembali memakai akun panel dari sumber. Akun/password tujuan sebelumnya diganti oleh akun hasil migrasi.
- Uji website, file, database, dan aplikasi. Jika memindahkan email, uji kirim-terima serta login webmail secara khusus sebelum mengalihkan layanan.
- Sesuaikan DNS, MX/SPF dan PTR sesuai kebutuhan IP baru melalui penyedia. Periksa SSL dan aktifkan kembali lisensi yang sesuai di VPS baru; jangan menggunakan satu lisensi pada dua VPS sekaligus.
- Jangan mematikan atau menghapus VPS sumber sebelum semua pemeriksaan dan pengalihan layanan selesai.
Jika proses gagal
- Versi, mode, atau layout tidak cocok:siapkan tujuan yang kompatibel; jangan menyunting isi paket untuk melewati validasi.
- Tujuan tidak kosong atau ada panel lain:gunakan VPS tujuan baru yang terisolasi. Jangan menghapus data penting demi melewati pemeriksaan.
- Kode kedaluwarsa / SSH tidak terhubung:pastikan IP dan port tujuan benar, periksa akses jaringan, lalu batalkan sesi lama sebelum membuat kode baru.
- Ruang disk atau aplikasi tidak tersedia:perbaiki kapasitas atau ketersediaan paket berdasarkan pesan panel. Jangan mengulang pemulihan tanpa memahami status sebelumnya.
- Dialog tetap mengunci saat koneksi putus:tunggu panel tersambung dan periksa status. Menutup browser tidak membatalkan worker server.
- Pemulihan perlu diperiksa:hentikan percobaan ulang dan minta administrator meninjau jurnal serta safety data. Sistem mencoba rollback pada kegagalan yang ditangani, tetapi paket aplikasi, staging, dan safety data mungkin tetap ada.
Data sumber tidak dihapus otomatis. Safety data bukan pengganti backup di luar VPS dan tidak boleh dibersihkan sebelum hasil pemulihan dipastikan.
07 / Terminal dan perintah tx
Terminal panel menjalankan shell pada server yang dipilih. Periksa nama server dan direktori aktif sebelum mengetik. Simpan pekerjaan sebelum restart layanan atau update panel karena sesi terminal dapat terputus.
pwd
whoami
hostnameCLI installer production menyediakan perintah berikut. Jalankan dari SSH atau terminal yang memiliki akses root.
| Perintah | Fungsi |
|---|---|
sudo tx status | Lihat mode, versi, dan status lisensi. |
sudo tx update | Periksa rilis resmi dan pasang jika ada; bukan sekadar pemeriksaan tanpa perubahan. |
sudo tx license | Sinkronkan lisensi yang sudah terhubung. |
sudo tx di terminal membuka menu ganti username dan password. Gunakan sudo tx status untuk memeriksa status panel. Saat mengganti kredensial, sesi yang sudah aktif tidak dihentikan otomatis.
Hindari menempel perintah yang belum dipahami. Jangan memakai tx deploy atau tx publish pada VPS klien; perintah tersebut untuk penerbit rilis di lingkungan development.
08 / Firewall, SSH, dan WAF
Membuka port dengan sumber terbatas
- Buka menu Keamanan dan aturan Firewall.
- Pilih port serta protokol yang benar untuk layanan.
- Pilih IP spesifik untuk membatasi sumber, atau ALL IP hanya jika layanan memang harus publik.
- Untuk beberapa IP, pisahkan dengan koma, misalnya
203.0.113.10, 198.51.100.20. Angka ini hanya contoh dokumentasi; ganti dengan IP Anda. - Simpan, periksa aturan yang tercipta, lalu uji koneksi dari sumber yang diizinkan. Gunakan operasi Edit untuk mengubah aturan.
Proteksi website dan sistem
WAF dan pengaturan keamanan lanjutan tersedia dengan Pro aktif. Fitur dasar seperti firewall, SSH, SSL, backup, dan pembaruan panel tetap tersedia di Free. Pengaturan yang sudah ada tetap dipertahankan.
Proteksi tidak menjamin server bebas serangan. Rawat OS dan aplikasi, gunakan akses minimum, dan pertahankan backup yang sudah diuji.
09 / Pengaturan Codex di panel
- Buka pengaturan Codex dan pilih metode autentikasi yang tersedia: Login ChatGPT atau OpenAI API key.
- Selesaikan login sebelum memilih model dan menjalankan tugas. Jangan membagikan API key atau file kredensial terminal.
- Pilih model yang ditampilkan oleh panel dan tingkat penalaran sesuai tugas.
- Mulai dari mode Terbatas / Restricted untuk status, log, dan pemeriksaan read-only.
- Gunakan Full Akses / root hanya jika diperlukan dan pahami bahwa tindakan dapat mengubah seluruh VPS. Pertahankan persetujuan aksi root.
Autentikasi, model, dan biaya layanan Codex/OpenAI terpisah dari lisensi Pro thellnx. Lisensi Pro bukan langganan ChatGPT atau saldo API.
Jika tombol pembaruan CLI tersedia, selesaikan tugas dan antrean terlebih dahulu. Saat pembaruan berlangsung, tunggu modal proses selesai; jangan mematikan layanan atau memulai pembaruan kedua.
10 / Free, Pro, dan Client Area
Fitur dasar dapat dipakai tanpa aktivasi Pro. Source panel tersedia di repository resmi. Pemilik belum menetapkan lisensi untuk source miliknya; publikasi source bukan pemberian hak penggunaan ulang atau redistribusi secara umum. Lisensi komponen pihak ketiga tetap berlaku. Repository tidak menyertakan backend akun dan pembayaran.
- Satu lisensi hanya untuk satu VPS aktif. Membutuhkan VPS tambahan berarti membutuhkan lisensi tambahan.
- Satu akun Client Area boleh memiliki beberapa lisensi; pembelian lisensi baru berbeda dari perpanjangan lisensi lama.
- License Key bersifat tetap. Penggantian VPS yang masih terikat memerlukan penanganan binding yang sesuai, bukan membagikan key ke server kedua.
Untuk akun dan lisensi yang sudah tersedia
- Buka toolbar Lisensi & Pembaruan pada panel.
- Hubungkan akun Client Area melalui alur login yang ditampilkan. Password tidak disimpan di VPS; sesi akun tetap terhubung sampai logout manual atau sesi dicabut.
- Pilih License Key yang tersedia untuk VPS ini dan aktifkan.
- Setelah berhasil, pilihan terkunci. Gunakan Buka kunci jika perlu mengganti, lalu pilih lisensi yang sesuai dan konfirmasi.
- Lisensi lama tetap berlaku sampai penggantian berhasil. Membuka pilihan tidak membebaskan lisensi yang terikat di VPS lain.
Notifikasi kuning muncul saat masa langganan tersisa paling lama lima hari; merah saat berakhir. Lisensi seumur hidup tidak memiliki tanggal kedaluwarsa. Langganan berakhir tidak menghapus konfigurasi keamanan yang sudah ada.
Saat membuat pesanan, pelanggan diarahkan ke halaman DOKU untuk memilih metode pembayaran. Kembali ke Client Area bukan bukti pelunasan; periksa status transaksi dan invoice yang telah diverifikasi server. Transaksi berstatus pending bukan pembayaran berhasil dan jangan diulang hanya karena halaman pembayaran belum memberikan konfirmasi.
11 / Memperbarui panel
- Pastikan backup dan akses SSH pemulihan tersedia.
- Periksa tugas Codex, instalasi aplikasi, dan migrasi yang aktif. Selesaikan dahulu; update ditunda selama pasangan atau proses migrasi aktif.
- Buka Lisensi & Pembaruan. Panel memeriksa rilis secara berkala; notifikasi merah menandai pembaruan tersedia.
- Baca bagian Yang baru di versi terbaru, lalu klik Periksa & perbarui.
- Tunggu proses selesai. Panel dapat restart dan terminal dapat terputus. Jangan menganggap menutup browser membatalkan proses server.
- Muat ulang halaman dan cocokkan versi panel serta status kesehatan.
sudo tx update
sudo systemctl status tx-panel --no-pager
sudo journalctl -u thellnx-update.service -n 80 --no-pagerInstaller standar membuat timer thellnx-update.timer untuk pemeriksaan/pembaruan berkala dan thellnx-license.timer untuk sinkronisasi lisensi. Nama service dapat berbeda pada instalasi khusus multi-instance; cek konfigurasi instance sebelum memakai perintah administrasi.
Arsip rilis diverifikasi tanda tangan dan checksum-nya. Bila health check rilis baru gagal setelah pergantian, updater mencoba memulihkan kode dan database panel sebelumnya. Jangan mengganti checksum, melewati verifikasi, atau menghapus folder backup untuk memaksa update.
Yang baru di v1.0.7
- Pengaturan disusun dalam tab, termasuk Page untuk tema dan tata letak.
- Backup file website dipisahkan dari Migrasi panel.
- Migrasi Production mendukung paket file dan transfer SSH langsung dengan kode otomatis.
- Progres transfer, penguncian panel, pemeriksaan tujuan, dan konfirmasi pemulihan membantu menjaga proses tetap terkendali.
Baca persyaratan serta batas pengujian migrasi sebelum digunakan.
Rilis sebelumnya: v1.0.6
- Mail Server dan webmail tersedia untuk Production, dengan domain serta mailbox milik Anda sendiri.
- Tampilan Mail Server lebih rapi, termasuk status kesiapan, DNS, SSL, dan pengelolaan webmail.
- SSL Let’s Encrypt, auto-renew, serta uji kirim-terima mailbox tersedia dari panel.
- Instalasi baru dimulai kosong; mailbox lama tidak dihapus oleh pembaruan panel.
12 / Mengatasi kendala
Panel tidak bisa dibuka atau menampilkan 502
Periksa DNS, port publik, service, dan health endpoint lokal. Jika lokal sehat tetapi domain gagal, periksa Nginx atau firewall. Jangan menonaktifkan firewall seluruhnya sebagai langkah pertama.
sudo systemctl status tx-panel nginx --no-pager
curl -fsS http://127.0.0.1:8787/api/health
sudo nginx -t
sudo journalctl -u tx-panel -n 80 --no-pagerInstalasi ditolak karena panel sudah ada
Ini pengaman, bukan permintaan untuk menghapus folder. Untuk panel production yang sudah terpasang, gunakan alur pembaruan. Jika instalasi sebelumnya berhenti di tengah jalan, periksa log dan konfigurasi dengan administrator sebelum pemulihan.
Sertifikat SSL gagal diterbitkan
Cocokkan DNS A/AAAA, waktu server, akses masuk port 80, dan domain yang diminta. Periksa log Certbot. Jangan mengulang penerbitan berkali-kali tanpa memperbaiki penyebab karena penyedia sertifikat dapat membatasi permintaan.
Migrasi ditolak atau berhenti
Periksa versi dan mode kedua panel, kondisi tujuan kosong, akses SSH, kapasitas disk, serta pesan penghalang. Jangan memaksa membuka penguncian saat status belum jelas. Ikuti panduan pemulihan migrasi.
Update tertunda atau gagal
Selesaikan tugas aktif. Baca log updater untuk kegagalan dependency, jaringan, integritas arsip, atau health check. Jika versi kembali ke versi lama, periksa bahwa layanan lama sehat. Jangan menghapus database, lisensi, atau folder update agar proses bisa dipaksa.
License Key tidak dapat dipilih
Lisensi aktif memang terkunci; gunakan Buka kunci untuk mengganti. Key yang sudah digunakan pada VPS lain tidak dapat dipakai sebagai lisensi tambahan. Periksa akun, masa langganan, dan binding VPS. Jangan menghapus file lisensi lokal sebagai jalan pintas.
Tampilan masih memakai versi lama
Muat ulang dengan Ctrl + F5 atau bersihkan cache khusus situs panel. Cocokkan versi pada UI dengan health endpoint. Jika berbeda, periksa apakah Anda membuka domain atau instance yang benar.
Login SSH dari IP tidak dikenal
Percobaan gagal belum membuktikan kompromi. Login berhasil dari IP yang tidak Anda kenali perlu segera ditelusuri: pastikan akses sah, simpan log, tinjau sesi aktif, dan ubah kredensial melalui jalur tepercaya bila diperlukan. Jangan memblokir IP administrator sendiri tanpa akses pemulihan.
Referensi Ubuntu
Dasar pengelolaan paket dan pembatasan jaringan mengikuti dokumentasi resmi paket APT Ubuntu dan firewall UFW Ubuntu. Perintah aplikasi thellnx pada panduan ini diperiksa terhadap source installer dan panel yang tersedia.